Tata Cara Saat Proses Fumigasi Menggunakan Fosfin

Health157 views

Fumigasi Fosfin – Fumigasi merupakan cara yang dapat digunakan dalam membasmi hama  gudang penyimpanan dengan menggunakan bahan kimia. Cara ini sangat efektif dalam membasmi segala jenis hama dan yang dapat melaksanakan fumigasi yaitu para fumigator.

Fumigator merupakan orang yang dapat melaksanakan fumigasi dan sudah berpengalaman atau sudah handal dalam proses fumigasi, karena dalam proses tersebut menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan.

Jadi pilihlah fumigator yang tepat dan sudah memenuhi persyaratan. Syarat yang harus dilakukan pada fumigator dalam melakukan fumigasi yaitu :

  • Fumigator tersebut harus dalam keadaan sehat.
  • Memiliki sertifikat pelatihan fumigasi dari badan karantina pertanian dan sertifikat kompetensi sebagai fumigator.
  • Fumigator harus menjalankan pelatihan dalam melakukan fumigasi dan fumigator harus memahami resiko bahaya dalam proses fumigasi menggunakan fosfin.

Itulah beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam memilih fumigator dan pelaksanaan fumigasi ini juga harus dilakukan sekitar 2 orang.

Sebelum melakukan fumigasi fumigator diharapkan untuk memeriksa kesehatan secara rutin, setelah itu hasil pemeriksaan langsung diberikan kepada pimpinan perusahaan dalam mempertimbangkan untuk mengambil tindakan agar keselamatan kesehatan bagi fumigator terjamin.

Untuk menjalankan fumigasi dengan tepat ada beberapa tata cara sebelum melaksanakan fumigasi dengan menggunakan fosfin.

Tata cara dalam pelaksanaan fumigasi harus di perhatikan karena dalam fumigasi fumigator akan menggunakan fosfin yang berbahaya bagi kesehatan. Jadi sebelum melakukan fumigasi sebaiknya fumigator melakukan tata cara yang tepat berikut ini.

Memilih fumigator perfesional dan melaksanakan pemeriksaan kesehatan

Dalam melaksanakan fumigasi sebaiknya memilih fumigator yang perfesional dan sudah menjalankan pelatihan fumigasi. Fumigator tersebut juga harus memahami setiap prosedur keamanan dan resiko bahaya yang mengetahui cara pertolongan pertama jika mengalami kecelakaan atau keracunan saat fumigasi.

Fumigator juga harus menjalankan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebelum melakukan fumigasi. Kemudian hasil pemeriksaan tersebut langsung diberikan kepada pimpinan perusahaan untuk mempertimbangkan dalam mengambil tindakan sebagai keselamatan dan kesehatan bagi fumigator.

Menggunakan alat pelindung diri

Sebelum proses fumigasi dimulai diharapkan para fumigator menggunakan alat pelindung diri yang lengkap. Alat pelindung diri ini diwajibkan untuk digunakan selama proses fumigasi dimulai untuk melindungi diri dari paparan gas fosfin yang membahayakan untuk kesehatan.

Alat pelindung diri yang dapat digunakan yaitu berupa baju pelindung yang lengkap mulai dari sepatu, sarung tangan dan masker fumigasi.

Salah satu yang perlu dilindungi saat menjalankan fumigasi yaitu pernapasan, karena pernapasan ini akan menghirup udara yang sudah tercemar oleh gas fosfin. Jika hal ini terjadi maka sangat berbahaya bagi kesehatan para fumigator terutama pernafasan dan paru-paru anda.

Untuk melindungi pernapasan anda sebaiknya menggunakan masker fumigasi vector full face mask yang bisa anda dapatkan hanya di panca prima wijaya.

Masker fumigasi inilah yang akan melindungi dari udara yang telah terkontaminasi pada gas fosfin. Dalam pemakaian masker fumigasi ini sudah dilengkapi dengan pemurni udara atau air-purifying respirator dan filter atau kanister yang sudah disesuaikan.

Menggunakan masker fumigasi harus penggunaan filter atau kanister yang sesuai dengan jenis paparannya dalam memilih masker tersebut, jika penggunaannya kurang tepat maka akan berakibat yang sangat fatal dan bisa saja membahayakan para fumigator yang melakukan fumigasi. Jadi, pilihlan vector full face mask dari PT. Panca Prima Wijaya dalam menggunakan sebagai alat pelindung diri yang wajib digunakan saat melakukan fumigasi. Itulah tata cara yang tepat dalam proses fumigasi yang harus dilakuakn fumigator dalam menggunakan gas fosfin. Jadi fumigator di harapkan untuk selalu mematuhi aturan dalam melaksanakan fumigasi agar keselamatan dan kesehatan dapat terlindungi dengan aman.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *